Lauk berbahan dasar kentang ini selalu menampilkan kesan cantik setiap dihidangkan, padahal bahannya sederhana dan membuatnya pun mudah. Meskipun biasanya disajikan untuk pelengkap nasi kuning, perkedel juga bisa ditampilkan sendiri.
Setiap acara dimana akan ada anak-anak, jika sebagian besar lauknya pedas atau lauk 'berat', menambahkan perkedel untuk alternatif adalah ide yang bagus. Jarang saya menemukan anak tidak suka perkedel.
Beberapa resep menambahkan daging cincang atau korned daging sapi, tapi the original resep (resep di bawah) pun sudah istimewa. Jika ingin menambahkan daging cincang, sebaiknya daging disangrai dulu sampai matang baru kemudian dicampur pada kentang yang sudah dihaluskan. Sedangkan korned, dari kaleng bisa langsung dicampur ke adonan kentang.
Perkedel kentang ini selalu mengingatkan saya pada masa kecil. Pembantu di rumah ibu dulu selalu mencampur telur langsung ke adonan kentang, lalu digoreng. Tapi saya lebih senang dengan mencelupkan perkedel yang sudah dibentuk ke kocokan telur, karena lebih bagus bentuknya. Selain itu minyak untuk menggoreng tidak cepat berbuih. Tapi kadang-kadang saya juga membuat perkedel ala rumah, obat kangen.
Di Inggris jenis kentang yang biasanya saya pakai untuk perkedel dengan hasil terbaik adalah desire potato (berkulit merah), King Edward atau Maries Piper. Tapi jika tidak terdapat jenis kentang di atas, asal kentang itu pulen, akan bagus hasilnya untuk dibuat perkedel.
PERKEDEL KENTANG
500 gr kentang terbaik
2 butir telur
1 genggam bawang merah goreng (fried shallot/ fried onion)
1 sdt lada halus
1 sdt garam, bisa ditambah menurut selera
minyak untuk menggoreng
Kupas kentang, potong-potong ukuran sedang. Rendam kentang sambil menuggu 'giliran' digoreng. Tiriskan sebelum digoreng.
Goreng dalam minyak panas dengan api sedang sampai sedikit coklat. Api jangan terlalu besar karena
seringkali bagian luar sudah gosong tetapi dalam kentang masih keras.
Angkat dan tiriskan kentang, lalu haluskan dengan ulekan atau apa saja benda tumpul yang keras (bisa pakai ujung rolling pin). Paling bagus dihaluskan langsung ketika kentang masih hangat.
Masukkan lada, garam, dan bawang merah goreng ke adonan kentang, aduk rata. Bentuk sesuai selera.
--> tambahkan daging cincang/korned secukupnya jika ingin membuat perkedel campur daging/korned.
Kocok telur pada wadah terpisah sampai berbusa. Gulingkan adonan kentang yang sudah dibentuk tadi.
Panaskan minyak pada wajan datar, dengan ketinggian minyak sekitar setengah tinggi bulatan adonan perkedel.
Masukkan perkedel, biarkan sampai kecoklatan baru dibalik. Tunggu sisi satunya kecoklatan, lalu angkat. Cukup dibalik sekali saja, karena jika dibolak-balik lebih dari sekali perkedel akan hancur.
Angkat dan tiriskan atau letakkan di atas kitchen towel/tisu dapur.


Thanks ya recipe-nya...
Coba di rumah ah....
Kalo kentangnya direbus aja bisa ga? :)
AgusBagus
http://www.agusbagus.com
Click here for The completest free wallpapers collection ever: http://www.shareapic.net/userfull.php?user=agusbagus
--------
Posted by: AgusBagus | December 16, 2008 at 01:37 PM
@agus, kalau kentang direbus nanti perkedel gampang hancur pas dogoreng *sotoy mode on hehehe
Posted by: dini | July 19, 2010 at 11:33 PM
hahaha..betul bgt bu Dini! Baru saja saya ujicoba belajar bikin perkedel. Di kota Okayama, bumbu2 khas Indo sulit didapat tidak seperti di kota2 besar di Jepang kecuali kalo mau beli online. Nah, tadi saya masukkan aja bumbu yg ada termasuk cuka Jepang dan minus lada. jadi, cuman garam, vetsin, bawang bombay sama cuka Jepang.
Sialnya, kentang itu sy rebus dulu sebelum saya adonkan. Hasilnya jadi ga bisa bulat dan malah mencair waktu digoreng. huufft..udah gitu minyaknya berbuih hebat! awalnya saya pikir wajar karena waktu di Indo sy sering lihat ibu sy kalau masak perkedel selalu berbuih minyaknya maka sy coba pecahin buih2nya..tapi makin lama makin meluber keluar wajan teflon! kalang kabut sy jdnya.
Posted by: lutfi | June 26, 2011 at 07:44 PM
dan tragisnya sy baru ingat seharusnya ngintip cara masak perkedel dulu di internet sebelum action...hhh..Yang penting dapet hikmahnya: pelajari ilmunya sebelum mengerjakannya.
nasib tu "perkedel" sekarang sy oven aja pake aluminium foil..moga2 bisa jadi makanan yg keterima ama lidah..hehe.
Posted by: lutfi | June 26, 2011 at 07:51 PM
saya juga lagi pengen coba perkedel nih di turki..ada resep lainnya yang sederhana dan murah
Posted by: yogi | July 16, 2011 at 12:39 PM
yah tuh kentang udah direbus, kumaha nasibna !!!!!
Posted by: erna rostina baehaki | December 01, 2011 at 08:34 AM
wahhh .. yg di taipei pengin jg euy ,,, mansstebbbbb tenan rexxx
Posted by: oka | February 09, 2012 at 12:06 PM
hmmm... spt nya enak nih... mau dong :-)
Posted by: yulistio | March 10, 2012 at 07:17 AM
yummy, mau cba ahh..
Posted by: rany | May 31, 2012 at 05:09 AM