Beberapa hari sebelum puasa saya masak ayam bakar padang dan sambel cabai hijau. Kebetulan suami pergi kerja pagi-pagi dan saya bekali lunch box dengan menu tersebut.
Tidak lama setelah waktu makan siang, suami kirim SMS, " Mummy, Ayah berasa seperti makan di warung Padang di Jakarta," katanya. " Thank you for the delicious lunch, " tambahnya. Alhamdulillah.
Continue reading "Ayam Bakar Padang with Love" »
Sebagai produsen tempe, salah satu masakan yang sering saya bawa saat ada acara adalah menu berbahan tempe. Paling sering diminta adalah tempe bacem, seperti acara buka puasa di Al Ikhlas hari Minggu lalu. "Tempe bacem, please," kata kordinator konsumsi hari itu ketika saya tanya apa yang baiknya saya buat.
Continue reading "Tahu dan Tempe Bacem with Love" »
" Can I have my favourite food for breakfast, Mummy?" tanya Alisha. " What's your favourite food?" saya balik bertanya, pura-pura tidak tahu. "Soto!" jawabnya mantap.
Setiap kali masak soto, Alisha akan minta soto untuk sarapan, makan siang dan juga dinner. Dan ia selalu menyebut soto sebagai her favourite food.
Continue reading "Soto Ayam with Love" »
I know. I know. Kalau mau gampang bisa beli bumbu pecel jadi. Tapi kalau mau special with Love harus pakai tenaga membuat sendiri. Tidak juga sebenarnya, karena saya cuma memantau saja, yang bekerja keras menggiling kacang si food processor. I LOVE technology.
Teman-teman di Inggris biasanya meng-import dari Indonesia, saat pulang mengangkut beberapa bungkus bumbu pecel. Saya juga. Karena bumbu pecel ini cukup berat, maka bawanya cuma sedikit dan cepat habis. Akhirnya coba-mencoba, ternyata tidak sulit membuatnya.
Metodenya saya mencotek yang biasa dilakukan di rumah saya yaitu bahan-bahannya disangrai dan bukan digoreng dengan minyak.
Continue reading "Bumbu Pecel with Love" »
Pagi-pagi suami ke dapur ketika saya tengah beres-beres. "Ayah mau sarapan? Bentar ya, Mummy baru mau buat nasi goreng".
Lima menit kemudian, siap deh nasi gorengnya. Gampang, cepat dan enak pula.
Continue reading "Nasi Goreng with Love" »
" Inggris banget," begitu komentar ibu setiap kali melihat anak-anak sarapan dengan Weetabix, salah satu jenis wholegrain cereal yang sangat disukai dua anak saya. Kirana dan Alisha bahkan mulai menyantapnya sejak umur 8 bulan, masa-masa awal mereka mulai makan solid food.
Hampir setiap pulang ke Indonesia saya bawa 1 box Weetabix dan membuat ibu saya takjub saat mereka sarapan dengan lahap dan selesai tidak lebih dari 5 menit. Karena itu saya selalu heran dengan ibu-ibu yang menghabiskan waktu 1-2 jam untuk menyuapi anaknya. Kalau saya? No thanks.
Continue reading "Weetabix with Love" »
Ada yang menyebut Lontong sayur ada pula yang menamakannya ketupat sayur. Keduanya sama saja, yaitu sayur berkuah yang populer untuk sarapan. Menu andalan saya kalau bertugas menyiapkan sarapan untuk banyak orang saat ada acara. Bahannya bisa disiapkan in advance dan tinggal cemplung-cemplung saja pagi harinya. Sajian spesial tapi praktis.
Seorang teman kaget ketika menginap di rumah dan paginya saya sajikan lontong atau ketupat sayur ini sebagai menu breakfast. " Kenapa ada ketupat, di Indonesia kita buat ketupat sendiri kalau lebaran doang," katanya.
Continue reading "Ketupat/Lontong Sayur with Love" »
Dari penampilannya, kue yang cantik ini sepertinya sulit membuatnya. Tapi, believe it or not, Lapis Surabaya justru salah satu kue yang paling mudah dibuat. Tidak ribet dan tidak juga menguras tenaga. Opposite dengan Lapis Legit yang saya kategorikan sebagai " kue kurang kerjaan".
Kedua anak saya sangat menyukai kue ini hingga jika ada pesanan saya harus membuat satu loyang ekstra untuk mereka. Jika tidak, bisa jadi kue yang sudah diorder akan dihabiskan.
Begitu pula kalau datang ke sebuah acara, jika ada sajian lapis Surabaya mereka akan konsentrasi di situ dan melupakan kue yang lain.
Continue reading "Lapis Surabaya with Love" »
Saat masih di Jakarta dulu saya punya langganan warung tongseng di trotoar depan Masjid Sunda Kelapa, terutama usai liputan di lingkungan Bapenas yang gedungnya berada di sampingnya. Selain tongseng, nasi goreng kambingnya juga enak. Minumnya es air kelapa yang dipesan dari penjual yang persis di sebelahnya.
Sekarang jika ingin makan tongseng mau tidak mau harus buat sendiri. Setelah mencoba beberapa kali ketemulah resep yang pas. Ada dua jenis, dengan kuah memakai kuah gule kambing dan satunya versi light dengan memakai air biasa.
Continue reading "Tongseng with Love" »
Note: Untuk membuat lontong/ketupat hijau, tambahkan essence pandan pada air rebusan.
***
Meskipun saya orang Jawa tetapi suka sekali dengan masakan padang, termasuk sate padang. Ternyata hal itu menurun ke anak saya. Jika ditawari sate, Kirana akan bertanya, "Which sate? I like the beef sate." Yang ia maksud dengan "the beef sate" adalah sate padang.
Continue reading "Sate Padang with Love" »
Recent Comments