Have I told you kalau anak saya, Alisha, suka sekali dengan masakan berkuah bernama soto? Soto apa saja suka. Setiap masak soto, untuk sarapan pun dia akan minta soto, juga lunch dan dinner. Tidak hanya Alisha, tapi juga ibunya. Tidak heran kemudian di rumah sering masak aneka soto.
Minggu lalu saat ke pasar lihat lobak segar, besar-besar dan murah. Dua lobak hanya 1 poundsterling. Langsung di otak melintas soto Bandung. Selain lobak, yang khas dari soto ini adalah kedelai goreng. Punya kedelai? Wah, di rumah selalu punya stok berkarung-karung, karena saya dan suami adalah produsen tempe di London.
Soto Bandung ini adalah soto termudah dari sekian banyak jenis soto Indonesia. Bahkan tidak pakai mengulek atau mem-blender bumbu. Cukup iris-iris dan di-pressed, ini karena saya suka pakai garlic press untuk menghancurkan bawang putih. Recommended.
Tidak punya garlic press? Tidak perlu sedih, bisa dikeprek dengan pisau yang ditidurin. Atau diulek juga boleh.
Soto Bandung
Bahan:
1 kg daging --> lebih enak daging sandung lamur yang ada lemak-lemaknya. Tapi kalau tidak suka daging berlemak- misal sedang diet - pilih daging tanpa lemak.
2 buah lobak besar, kupas, cuci bersih dan iris tipis-tipis.
3 lembar daun salam
2 batang serai (lemon grass) keprek/ memarkan dengan pisau ditidurkan atau ulekan.
Pelengkap:
2 genggam kedelai (sekitar 1 ons), rendam air panas 5 menit, tiriskan dan goreng sampai kering dan renyah.
Daun bawang- iris tipis
Seledri- iris tipis
Bawang goreng
Cuka secukupnya - untuk rasa asam, saya lebih suka menggunakan jeruk nipis dan tomat.
Sambal: Rebus/kukus cabai rawit merah atau rawit hijau+cabai merah besar, haluskan.
5 buah bawang merah atau 1 onion (bawang bombay), personally saya lebih sering memakai onion dan jarang menggunakan bawang merah, selain di London mahal juga ribet mengupasnya - iris-iris tipis.
3 siung bawang putih dihaluskan atau di-keprek dan dicincang halus.
2 iris jahe, memarkan.
1 sdt lada
1 sdt garam --> bisa ditambah atau dikurangi
1 sdt gula pasir
Note: Kalau biasa pakai penyedap silakan ditambah kaldu block semacam maggie atau royco/masako dsb.
1. Rebus daging bersama daun salam, jahe dan serai sampai empuk. Sisakan air rebusan sekitar 2 liter. Angkat daging, potong-potong kotak, masukan kembali dalam air rebusan.
2. Tumis bawang merah dan bawang putih sampai layu.
3. Masukan tumisan bumbu ke dalam rebusan daging.
3. Tambahkan garam, gula dan lada.
4. Didihkan dan masukan lobak. Terus masak sampai lobak matang dan semua bumbu meresap, cicip. Angkat.
5. Sajikan soto dengan ditabur kedelai goreng, irisan daun bawang, seledri dan sedikit cuka (atau jeruk nipis+tomat) serta sambal.
Note: bagi yang suka manis, seperti suami saya, bisa ditambah kecap.
Comments