Dua minggu lalu dapat telpon dari teman di Manchester. "Ran, temanku akan datang ke London dan kebetulan pas ulang tahun. Aku pengen buat surprise, bisa kamu buatkan tumpeng dan antar ke hotel tempat temanku nginep?"
Continue reading "Perlu tumpeng di London?" »
Dari nama dan penampilannya, Racikan Selat atau yang lebih dikenal luas sebagai Selat Solo ini mirip dengan steak dan salad ala Barat, tetapi dimasak dengan cita rasa Jawa.
Perlengkapannya agak banyak karena Selat Solo ini mencakup sayur, daging dan karbohidrat. Tetapi pernah saya baca kalau di Indonesia ada juga yang menyantapnya sebagai lauk untuk nasi. Hidup nasi!
Continue reading "Selat Solo with love" »
Keluarga kami suka sekali lauk dari kambing karenanya kalau beli kambing tidak sekilo- dua kilo tapi at least separuh kambing. Selain lebih murah juga karena saya bisa menyimpan di freezer dan menggunakan bagian-bagian daging kambing itu untuk berbagai jenis makanan. Saya minta butcher atau tukang daging untuk memotong-motong kambing sesuai kebutuhan.
Iga atau ribs dan chops untuk lamb chops dan iga bakar, daging dan sedikit lemak untuk sate serta paha untuk lamb shawarma/kebab atau dibuat kambing kuling. Sedangkan daging dengan banyak tulang bisa dipakai sop kambing atau gulai or curry. Tidak ada yang terbuang.
Continue reading "Kambing guling with love" »
Beberapa hari sebelum puasa saya masak ayam bakar padang dan sambel cabai hijau. Kebetulan suami pergi kerja pagi-pagi dan saya bekali lunch box dengan menu tersebut.
Tidak lama setelah waktu makan siang, suami kirim SMS, " Mummy, Ayah berasa seperti makan di warung Padang di Jakarta," katanya. " Thank you for the delicious lunch, " tambahnya. Alhamdulillah.
Continue reading "Ayam Bakar Padang with Love" »
I know. I know. Kalau mau gampang bisa beli bumbu pecel jadi. Tapi kalau mau special with Love harus pakai tenaga membuat sendiri. Tidak juga sebenarnya, karena saya cuma memantau saja, yang bekerja keras menggiling kacang si food processor. I LOVE technology.
Teman-teman di Inggris biasanya meng-import dari Indonesia, saat pulang mengangkut beberapa bungkus bumbu pecel. Saya juga. Karena bumbu pecel ini cukup berat, maka bawanya cuma sedikit dan cepat habis. Akhirnya coba-mencoba, ternyata tidak sulit membuatnya.
Metodenya saya mencotek yang biasa dilakukan di rumah saya yaitu bahan-bahannya disangrai dan bukan digoreng dengan minyak.
Continue reading "Bumbu Pecel with Love" »
Pagi-pagi suami ke dapur ketika saya tengah beres-beres. "Ayah mau sarapan? Bentar ya, Mummy baru mau buat nasi goreng".
Lima menit kemudian, siap deh nasi gorengnya. Gampang, cepat dan enak pula.
Continue reading "Nasi Goreng with Love" »
Ada yang menyebut Lontong sayur ada pula yang menamakannya ketupat sayur. Keduanya sama saja, yaitu sayur berkuah yang populer untuk sarapan. Menu andalan saya kalau bertugas menyiapkan sarapan untuk banyak orang saat ada acara. Bahannya bisa disiapkan in advance dan tinggal cemplung-cemplung saja pagi harinya. Sajian spesial tapi praktis.
Seorang teman kaget ketika menginap di rumah dan paginya saya sajikan lontong atau ketupat sayur ini sebagai menu breakfast. " Kenapa ada ketupat, di Indonesia kita buat ketupat sendiri kalau lebaran doang," katanya.
Continue reading "Ketupat/Lontong Sayur with Love" »
Saat masih di Jakarta dulu saya punya langganan warung tongseng di trotoar depan Masjid Sunda Kelapa, terutama usai liputan di lingkungan Bapenas yang gedungnya berada di sampingnya. Selain tongseng, nasi goreng kambingnya juga enak. Minumnya es air kelapa yang dipesan dari penjual yang persis di sebelahnya.
Sekarang jika ingin makan tongseng mau tidak mau harus buat sendiri. Setelah mencoba beberapa kali ketemulah resep yang pas. Ada dua jenis, dengan kuah memakai kuah gule kambing dan satunya versi light dengan memakai air biasa.
Continue reading "Tongseng with Love" »

Tahu campur for my breakfast.
Usai sakit beberapa hari terakhir, saya tidak berselera untuk makan. Tiba-tiba hari ini ingin makan yang segar dan pedas. Kebetulan punya tahu, di freezer ada singkong parut dan juga daging sapi bertulang. Timbul insiprasi membuat tahu campur Surabaya atau ada ada juga yang menyebutnya tahu campur Lamongan. Hampir sama pula dengan lontong balap, hanya saja tahu campur penjualnya mangkal di warung sedangkan lontong balap dijajakan berkeliling dengan pikulan.
Surabaya atau Lamongan? Entahlah, tapi daripada orang Surabaya atau Lamongan nanti protes jika disebut hanya salah satu dari kota tersebut, maka saya namakan tahu campur Surabaya/Lamongan. Atau karena keduanya di wilayah Jawa Timur, layak juga disebut tahu campur Jawa Timur untuk membedakan dengan tahu campur lain wilayah lain, misalnya tahu campur Magelang yang memang berbeda jenisnya.
Continue reading "Tahu Campur Surabaya/Lamongan with Love" »
Ketika acara 17 Agustus di KBRI saya berjualan beberapa makanan Indonesia untuk sebagian keuntungannya disumbangkan ke Indonesia.Dan gudeg London ini paling cepat habis.
"Emang ada nangka di London?", ada pula yang bertanya, " Kok bisa hitam begitu?". Nangka ada, jika kita tahu tempat mencarinya. Hitam? yang jelas bukan karena di cat.
Nangka di sini namanya keren sekali, JACK FRUIT dan nangka mentah disebut green jack fruit. Di beberapa tempat kadang dijual nangka segar. Tapi mahal sekali, tidak tega saya membelinya.
Continue reading "Gudeg with love" »
Recent Comments