Tadi malam saya dan keluarga berkumpul bersama teman-teman dari kantor suami dan keluarganya serta beberapa teman dekat. Jarang kami bisa berkumpul dengan formasi lengkap karena kesibukan masing-masing, sulit untuk mencocokan waktu luang.
Salah satu bahasan paling hangat semalam, sambil menanti detik-detik pergantian tahun, adalah bagaimana waktu berlalu dengan sangat cepat. Saya teringat ketika baru datang ke London anak-anak teman kami itu masih balita. Beberapa tahun berikutnya, ketika itu Kirana masih bayi, mereka masuk sekolah dasar. Tidak terasa hampir sepuluh tahun berlalu dan di depan mata, anak-anak yang dulu balita telah tumbuh menjadi remaja. How times flies.
Pergantian tahun selain baik untuk menengok ke belakang, juga menatap ke depan. Itulah sebabnya banyak dari kita yang kemudian membuat resolusi apa yang ingin dicapai di tahun berikutnya. Seingat saya, tidak pernah saya menuliskan resolusi tahun baru di website ini. Namun, kali ini saya ingin berbagi di sini apa yang saya harapkan tahun depan dan tahun-tahun berikutnya, Insya Allah.
Bukan suatu kebetulan kalau sejak beberapa waktu lalu saya ditagih untuk mengirimkan handout materi pengajian yang kebetulan saya sampaikan tiga minggu lalu di Nottingham. Karena materi ini nyambung bahkan bisa disebut sama dengan apa yang ingin saya capai ke depan.
Jadi apa resolusi saya? Saya tidak ingin menjadi orang yang merugi. That's it, really.
"Merugi" seperti yang Allah sebutkan dalam surat Al Ashr.
To be continued...
duh posenya alisha kok ya lutuna...gemes.
Iya mbak..waktu cept banget ya..dulu pertamakali baca blognya mbak rani masih nemu tuh yg cerita mbak rani pas mau diboyong ke london ama mas Ilo.
Trus baca yg mbak kirana masih kecil....trus datanglah Alisha.. Tau tau sekarng the girls dah pada mau punya pacar..hehehhe.
Posted by: luky | January 07, 2010 at 04:11 AM
absolutely agree bu ;)
Posted by: www.facebook.com/profile.php?id=699993491 | January 03, 2010 at 10:49 PM