Beberapa hari terakhir, setelah mual dan pusing sedikit berkurang, muncul satu lagi efek dari kehamilan saya yang ketiga ini. Sulit tidur di malam hari alias sleepless. Dan seperti efek-efek yang lain yang juga saya nikmati, begitu pula dengan tidak bisa tidur hingga menjelang pagi ini.
Terakhir saya punya bayi adalah tujuh tahun yang lalu, jadi tidak hanya perlu mengingat kembali bagaimana rasanya hamil dan punya bayi, saya pun tidak lagi menyimpan perlengkapan bayi. Tapi memulai lagi seperti punya bayi untuk pertama kalinya menjadikan kehamilan ini semakin menyenangkan. Saya, suami dan dua anak kami sangat excited dan tidak sabar dengan kedatangan anggota baru keluarga kami.
Back to sleepless, dengan persiapan kelahiran dari nol ini, saat-saat tidak bisa tidur di malam hari itu saya manfaatkan dengan browsing dan belanja keperluan bayi. Efek kehamilan yang bisa membuat depressing itu berubah menjadi aktivitas yang mengasyikan.
Sabtu lalu, setelah mengantar anak-anak di Islamic school, daripada bolak-balik pulang ke rumah, saya menunggu sambil window shopping untuk the baby di Westfield Stradford City, pusat belanja yang baru dibuka di area stadion Olimpiade London 2012. Well, namun ternyata nge-mall yang sudah lama tidak lagi saya lakukan karena saya lebih suka membeli barang online (hemat waktu, tenaga dan cheaper too), memang tidak lagi cocok untuk saya. Setiap 10 menit saya harus duduk karena I felt dizzy, ditambah lagi dengan berkali-kali mampir ke toilet.
Begitu juga rencana makan siang di salah satu restauran di Westfield yang beberapa di antaranya menyajikan menu halal pun urung saya lakukan, tidak ada selera. Es krim, yes only ice cream yang masuk perut saya siang itu. Very-very good ice cream though.
Ok baby, jadi mari kita kembali dengan belanja tengah malam dari tempat tidur yang hangat.
Anyway, menurut research oleh BabyDam seperti dikutip the Guardian, orang tua di Inggris rata-rata menghabiskan biaya untuk keperluan bayi sebesar £5.213,25. Jumlah itu tidak termasuk dana melahirkan karena di Inggris kesehatan (rumah sakit, dokter dan dan pengobatan) gratis untuk warganya.
No way saya akan menghabiskan dana sebesar itu! Instead, target saya untuk keperluan bayi cukup dengan budget sekitar 10-15 persen dari angka di atas, Insya Allah. Bisa kah? I'll let you know.
Recent Comments