Akhir pekan kemarin, Inggris seperti negara Eropa lain diguyur salju lebat. Dan menurut weather forcast cuaca minus ini masih akan berlanjut hingga beberapa waktu ke depan.
Selain memakai coat (jaket tebal), ada empat bagian tubuh lain yang perlu tetap hangat saat cuaca dingin yaitu, telinga, leher, telapak tangan dan kaki. And the last thing you want saat termometer berada di bawah titik nol adalah sepatu dan kaos kaki basah yang akibatnya kaki pun basah.
Pada awal tahun 1800-an, terjadi perubahan model dari celana selutut menjadi celana panjang. The Duke pun merasa perlu untuk mengganti juga model sepatu yang dipakainya. Ia lalu meminta tukang sepatu langganannya untuk membuatkan sepatu yang mudah dipakai dengan celana panjang.
Maka pada 1817 lahirlah style baru sepatu boot ala Duke of Wellington yang juga disukai oleh para bangsawan lain pada masa itu. Nama Wellington boot itu terus dipakai sampai sekarang.

* Arthur Wellesley, the first Duke of Wellington (atas) and The original Wellington Boot (bawah).
Popularitas wellies di Inggris tidak terlepas dari cuaca di negeri Ratu Elizabeth yang dingin dan banyak hujan. And this time of the year, seperti laporan Evening Standard, wellies menjadi salah satu perlengkapan paling esensial di Inggris.

*Hunter wellies
Selain musim dingin, wellies juga menjadi "seragam" menonton festival musik di alam terbuka, yang karena cuaca Inggris sering hujan, jenis sepatu lain menjadi kurang praktikal. Glastonbury Festival di Somerset adalah festival tahunan yang paling identik dengan wellies, selain hujan dan genangan lumpurnya.
*Gwyneth Paltrow, Keira Knightley, Kate Moss, Joss Stone dan Stella McCartney di Glastonbury Festival.
When it comes to trend-setter, ada dua nama yang di Inggris paling berpengaruh. Keduanya bernama Kate, yaitu Kate Moss dan Kate Middleton atau yang setelah menikah dengan Pangeran William bergelar Duchess of Cambridge. Dan dua Kate ini juga hobby memakai wellies.
* Kate Middleton, Pangeran Harry (atas) dan Pangeran William (bawah) in wellies.
Hampir semua toko sepatu Inggris memproduksi wellies, termasuk juga supermarket. Demikian pula designer seperti Burberry atau Mac Jacob. Namun merk wellies paling terkenal adalah Hunter .
Didirikan pada 1955, North British Rubber Company memproduksi wellies dengan warna hijau yang fit dan nyaman dipakai. Lahirlah Hunter wellies yang menjadi favorit bangsawan Inggris dan juga para tuan tanah. Hunter wellies makin meroket penjualannya ketika tidak lama setelah pengumuman pertunangannya dengan Pangeran Charles, Lady Di terlihat memakai Hunter wellies pada 1981.
Untuk lebih cozy, wellies dipakai dengan kaos kaki tebal di bawah lutut atau yang disebut di Inggris sebagai wellies sock.
*Mendiang Puteri Diana dan green Hunter wellies pada 1981
Sedangkan favorit saya untuk Kirana dan Alisha adalah adalah wellies produksi Joules, dan tentu saja, membelinya saat sale.
They're so cute, you'll almost wish it would rain every day!
* Joules wellies and the girls on the way to school this morning
To my mind a pair of wellies are for wet weather, not during the snow. For they would not make the feet warm after some time out of doors.
Posted by: murni | February 25, 2012 at 10:59 PM
hiks...ga ketemu wellies genit waktu di nz buat orang gede. idris punya lungsuran wellies dari kakak2 perempuannya: pink, motif bunga dan polkadot...hehehe
Posted by: Hani | February 16, 2012 at 12:08 AM
de punya 1 pasang warna dark brown. Beli di Taiwan krn waktu kesana musim hujan yang dingin banget.
Fayra punya warna kuning motif bebek, dipakai kalo ada field trip dari sekolah ke lokasi outbound.
Masguh bilang itu sepatu tukang sampah. Hahaha
makasih udah sharing cerita dibalik sepatu ini ya mbak. Jadi tau sejarahnya nih.
Posted by: de | February 10, 2012 at 10:38 AM