Beberapa hari terakhir media-media Indonesia ramai menebak apakah laki-laki yang tewas dalam penggerebekan polisi di Temanggung itu Noordin M Top atau bukan.
Awalnya pihak-pihak yang berwenang tampak yakin bahwa mereka berhasil menangkap the most wanted man di Indonesia dan Asia itu. Namun seiring dengan tertunda-tundanya pengumuman hasil identifikasi mayat tersebut, makin kuat dugaan bahwa laki-laki yang tewas diberondong tembakan dan juga bom itu bukan Noordin M Top.
Innalillahi wa inna ilaihi raji'un. Saya tidak begitu tahu siapa Mbah Surip, tetapi familiar dengan nama besar WS Rendra yang meninggal dua hari setelahnya. In fact, saya baru ngeh dengan Mbah Surip sekitar dua minggu lalu saat sakit, sambil berbaring saya membaca berbagai media online.
Nama Mbah Surip di setiap media yang saya baca selalu disebut bersama dengan judul lagu yang membuatnya populer yaitu Tak Gendong (Kemana-mana). Karena itu saya penasaran dan search di youtube ingin tahu seperti apa lagunya.
Menemukan video klip Tak Gendong di youtube ini, saya kemudian berpikir, " Kok ada Rendra di video klip Mbah Surip ini." Tanpa tahu hubungan diantara keduanya.
Kecuali Anda tinggal di planet lain atau somewhere tanpa ada internet, radio, tv, surat kabar atau apa saja yang bisa menghubungkan dengan berita, pasti tahu dengan wabah swine fluatau virus H1N1. Begitu pula saya yang selalu berpikir itu sebagai news atau berita, artinya terjadi pada somebody else dan somewhere else.
As many commentators will say over the next few days, there has been no pop star more emblematic of the power of transcendent pop music, the American dream, and the terrible shadows that underscore them both.
Pelaksanaan Pemilu oleh Warga Indonesia di Inggris
Hendak Contreng, Pemilih Bayar Denda Rp 17 Ribu
Amburadulnya pelaksanaan pemilu legislatif kali ini tidak hanya terjadi di tanah air, tapi juga di Inggris. Hanya gara-gara panitia pemilihan luar negeri (PPLN) mengabaikan ketebalan kertas, banyak calon pemilih yang harus membayar denda jika ikut mencontreng.
NURANI SUSILO, London
-----
''NOMOR 31, Partai Demokrat,'' kata Sakri, ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Luar Negeri London, menyebut suara pertama dalam penghitungan suara di tempat pemungutan sura (TPS) London kemarin malam waktu Inggris. Tepukan tangan dan teriakan pun terdengar meriah dari hadirin yang menyaksikan penghitungan suara di ibu kota Inggris itu.
''Ini karena kemarin dibagi-bagi buku,'' ujar salah seorang pengunjung ketika partai pendukung Presiden Susilo Bambang Yudhoyono itu semakin sering disebut. ''Wah, ini karena makan malamnya nambah tiga kali,'' imbuh yang lain. Tawa pun kembali berderai di TPS yang berlokasi di lantai I gedung KBRI di kawasan Grosvenor Square, London.
"Do you see our new house?" Michelle Obama asks, walking to a corner window of the reception suite at the Hay-Adams and drawing back the white curtains. It is a wet, chilly Tuesday afternoon in Washington, D.C., two weeks before the Inauguration, and the Obamas have just moved into the hotel so their daughters can begin the new semester at Sidwell Friends. Through the window we can see armed security men in black walking around on the White House roof.
"They tell me they do that a lot," she says.
-------
Feature Michelle Obama di majalah Vogue yang berjudul " Leading Lady" selengkapnya bisa dibaca online melalui style.com. The complete story appears in the March 2009 issue of Vogue.
*Video: Kirana dan the children march to Downing Street (taken from stop the war coalition website)
Panitia penyelanggara demonstrasi kemarin menghampiri saya dan anak-anak di Trafalqar Square, untuk menanyakan kalau kami bersedia untuk ikut dalam march ke Downing Street. " Sure, of course!".
WE WILL NOT GO DOWN (Song for Gaza) (Composed by Michael Heart) Copyright 2009
A blinding flash of white light Lit up the sky over Gaza tonight People running for cover Not knowing whether they're dead or alive
They came with their tanks and their planes With ravaging fiery flames And nothing remains Just a voice rising up in the smoky haze
We will not go down In the night, without a fight You can burn up our mosques and our homes and our schools But our spirit will never die We will not go down In Gaza tonight
Women and children alike Murdered and massacred night after night While the so-called leaders of countries afar Debated on who's wrong or right
But their powerless words were in vain And the bombs fell down like acid rain But through the tears and the blood and the pain You can still hear that voice through the smoky haze
We will not go down In the night, without a fight You can burn up our mosques and our homes and our schools But our spirit will never die We will not go down In Gaza tonight
Recent Comments