
Beberapa
tahun lalu, awal tinggal di London, saya membuat kesalahan yang tidak saya sadari,
tetapi ternyata dipandang cukup signifikan bagi lawan bicara saya.
Saya, saat itu
menggunakan kata “kill” untuk maksud menyembelih hewan, seharusnya “slaughter”.
Well,
saat itu (dan sekarang) saya belum paham “tata-krama” Inggris -- yang tidak
kalah ribet dengan tata-krama keraton Jogya – tentang pilihan kata.
Kalau
kesalahan antara kata kill dan slaughter saja bermasalah, bisa
dibayangkan reaksi horror Inggris dengan kesalahan “in action”.
Minggu
lalu, Inggris heboh karena Jamie Oliver
slaughtered (yes, I know better now) seekor kambing di televisi.
Dalam
program baru Jamie di Channel 4, Great
Escape, yang bersetting di Italia, episode minggu lalu menampilkan Jamie
tinggal dengan sebuah keluarga pemburu di Le Marche.
Dimana
ia diminta kill (ups, I mean slaughter) seekor kambing yang akan dipanggang
untuk makan malam.
Meskipun
terlihat tidak comfortable dan stress, namun ia tidak menolak untuk
melakukannya. Dibantu oleh tuan rumah, ia memegang leher kambing tersebut dan
kemudian menekan pisau ke leher kambing. Jamie menutup mata dan memalingkan
muka selama proses itu.
Dalam
acara itu Jamie berkata,“It's a beautiful creature, but it is tasty and we are
top of the food chain. If that offends you, you shouldn’t eat it. A chef who has
cooked 2,000 sheep should kill at least one, otherwise you're a fake.”
Tidak
ada yang salah dalam proses itu. Bahkan bagi saya, sangat biasa alias normal.
Tetapi tidak dengan orang Inggris, mereka gempar!
In
the UK animals must be killed on licensed premises and must first be stunned -
normally with a bolt to the head.
However both the Jewish and Muslim faiths are exempt from this law because
their religions demand animals are killed with a single cut to the throat.
Slaughter
a lamb, menyembelih kambing, di Inggris ternyata banyak
yang berpendapat sebagai harsh reality, karena itu kalau pun ada di TV, the
bloody truth tersebut seharusnya ditayangkan di atas jam 9
PM.
Batas
jam 9 PM ini dikenal dengan istilah watershed, batas antara program yang
boleh ditonton anak-anak (before 9) dengan program dewasa (after 9 PM)
Sementara
acara Jamie itu ditayangkan pukul 8.30 PM.
Bahkan tidak sedikit pula yang menyatakan bahwa memotong kambing itu tidak sepatutnya ditampilkan di TV.
Namun banyak juga yang membenarkan aksi Jamie itu.
Saya
tidak berniat untuk melanjutkan kontroversi tersebut, karena menurut saya --yang sejak
kecil terbiasa kebagian memegang ayam yang akan disembelih-senang membantu
mencabut bulu-memotong-mencuci-memasak- dan tentu saja memakannya—justru heran
hal tersebut diperdebatkan in the first place.
Tapi
mengikuti pro-kontra tentang Jamie
slaughter a lamb on TV ini, membuat saya mengerti banyak realitas lucu di
Inggris. Selain tentu saja, kenyataan bahwa penayangan pemotongan kambing saja
dipermasalahkan.
Misalnya,
saya baru tahu kalau banyak anak-anak Inggris yang tidak tahu kalau bacon
(daging asap) –salah satu makanan terpopuler di Inggris—itu berasal dari babi
hidup.
Dan
yang paling lucu, ternyata banyak anak-anak Inggris yang yakin benar bahwa fish
have finger!Ikan punya jari! Thanks to fish finger (ikan dipotong segi panjang,
digulingkan dalam breadcrumb kemudian digoreng atau dipanggang), salah satu
makanan favorit anak-anak Inggris.
Intinya,
banyak anak-anak yang tidak tahu/tidak menyadari kenyataann yang sangat simple:
if we want to eat meat, an animal has to die!
Atau
praktek standar dalam dunia peternakan bahwa those animals are born, bred
and fed to provide meat, and in order to do so, at the right time, they have
to die.
Hal
lain yang juga muncul dari perdebatan ini adalah pendapat lama para chef bahwa,
an animal that dies a good stress-free death tastes better.
Karena
itu, menurut para chef, salah satunya adalah Clarissa
Dickson Wright, problemnya bukan benar/salah acara Jamie ditayangkan
sebelum jam 9 malam.
Ia
dalam artikel di Daily Mail berkata, “I think you were right--we do need to
remind people where their meat come from and it’s certainly not some,
adult-only secret that needs to be hidden away after 9 PM.
But
next time, dear boy, please sharpen your knife and make sure you know what you’re doing.
Our farm animals deserve nothing less.”
Dan
ucapkanlah Bismillah sebelumnya. Well, tentu saja yang terakhir ini tambahan
dari saya.
WATCH THE VIDEO RECIPES FROM JAMIE OLIVER'S GREAT ESCAPE
(Sumber:
the times, daily mail dan channel 4. foto: channel 4)