Family

July 01, 2008

Victorian girl

Img_7928

Semester ini, salah satu topik pelajaran di kelas Kirana adalah Victorian era, kehidupan Inggris pada masa Ratu Victoria ( 1837 - 1901 ). Hari ini mereka melakukan school trip, mengunjungi sekolah ala jaman Victoria dan dress up seperti anak-anak kala itu.

Img_7920

Lunch box yang dibawa pun harus seperti masa itu, bread and butter, apple, apple pie dan wortel yang dibungkus kain putih atau kertas coklat diikat dengan benang atau tali sederhana.

Img_7933

She reminds me of Laura Ingalls and Little House on the Praire, my favourite books and TV series yang adalah inspirasi judul blog ini, Rumah Kecil di Tepi Sungai Thames.

June 06, 2008

And you'll never buy ice cream again

Img_6913

Img_6927

Img_6889

STRAWBERRY ICE CREAM

.pure.strawberry.ice.cream.

Img_6854

Fresh ripe strawberry 500 gr. Sugar 100 gr. Lemon 1. Fresh double cream 400 ml ( 1 pint).

Continue reading "And you'll never buy ice cream again" »

May 14, 2008

Noted

" Mummy, I don't like to be late to school."

" No, we're never late, aren't we?"

" But yesterday I was nearly late because you're busy talking on the phone when it's time for you to drop me off at school."

" I'm Sorry Kirana, but it was rather important phone call."

" Ok, Mummy. Next time when somebody call you, could you say: "I'm sorry, but I am about to drop-off my daughter at school. Can you call me back later ?"

" Ok."

May 11, 2008

For the sake of friendship

Fergusongrant

                                                    

" Mbak aku ke rumah ya, nonton bola di situ?"

" Kamu jagoin siapa? Don't tell me you support Chelsea now!"

" No. Nanti aku diam, nggak dukung siapa-siapa."

" Jangan nonton di rumahku kalau jagoin Chelsea."

" No. Sejak Arsenal kalah, aku netral. Janji."


There you go,
tidak hanya mengancam keharmonisan rumah tangga, sepakbola juga berpengaruh pada pertemanan.

Beberapa saat lagi, saya akan ke rumah teman, hard core Manchester United supporter.  Suaminya sedang ke Brazil dan suami saya kerja. Saya pikir akan lebih asyik nonton bareng daripada sendiri, selama saya tidak mendukung Chelsea tentu saja.

For the sake of our friendship saya berjanji tidak akan bersorak jika United kalah, dan juga (berusaha) bergembira jika untuk ke-10 kalinya Sir Alex Ferguson's team kembali menjadi Juara Liga Inggris.

" Datang jam 14.00 ya."

Teman saya ini, tidak akan menerima tamu atau menganggat telepon, jika United tengah bertanding. Pertandingan hari ini mulai pk 15.00, maka saya harus sampai di sana sebelum kick off.

Untuk yang tidak mengikuti Liga Inggris, atau sepakbola, hari ini adalah hari terakhir Liga Inggris dimana Chelsea dan United level on point. Tetapi klub asal Manchester ini unggul dalam selisih gol. Jadi, jika United menang melawan Wigan, maka merekalah yang akan juara.

Namun jika mereka seri atau kalah, sementara Chelsea menang melawan Bolton, klub milik Roman Abramovich lah yang akan juara.

Sekarang saya tengah membakar kue di oven, untuk dibawa ke rumah teman saya itu. Just in case saya tidak bisa netral, kue itu akan jadi peace offering.

Wish me luck.

May 07, 2008

Spring is in the air

Img_6751

The sky is blue, the grass is green ....dan jemuran pun kering.

Img_6793

Img_6803

Hmmm... mouth-watering.

Img_6808

Indeed.

Continue reading "Spring is in the air" »

May 06, 2008

Mistakes made, lessons learned

Permitted_3

Basa-basi bukan sesuatu yang saya kuasai dengan baik. Semisal saya diminta menuliskan tentang apa yang paling tidak bisa saya lakukan, jawabannya adalah basa-basi. Basa-basi di sini bukan dalam arti negatif, tetapi lebih pada berbicara dengan santun.

Sebaliknya saya punya teman, tidak terlalu akrab karena usia dll saya perlu  menaruh hormat, tetapi masih dalam kategori teman, sangat ahli dalam hal basa-basi. Kemampuan itu juga ada pada anaknya, yang meskipun masih SD gaya bertuturnya luar biasa, juga dalam pemilihan kata.

Begitu piawi dia dalam berkata-kata dengan sangat sopan saya tidak berani berkunjung ke rumahnya sendirian. Membayangkan saya harus bicara berdua, dalam waktu cukup lama, tanpa orang lain menyela pembicaraan sungguh membuat saya takut.  Karena pengalaman mengajarkan, semakin saya berhati-hati, justru kemungkinan salah bicara makin besar.

Seorang teman dekat sampai saat ini masih terbahak setiap ingat ketika suatu hari ahli basa-basi itu datang ke rumah saya dan berkomentar, " Wah TV mu besar yaa?". Saya sama sekali tidak tahu bagaimana membalas komentar basa-basi itu. Setelah berpikir cepat, dengan panik, meluncurlah jawaban, " Ah nggak kok Mbak, ini karena ruangannya kecil, jadi TV terlihat besar."

Dan sejak itu menurut  sahabat saya yang juga tidak berani bertandang ke rumah beliau itu sendirian dan juga selalu takut salah bicara, " Rani-panik- ketika- dibilang- TV-nya- besar- dan- menjawab -dengan- ah- nggak- itu- karena -ruangannya- kecil", adalah " my greatest achievement " dalam berbasa-basi.

Continue reading "Mistakes made, lessons learned" »

April 27, 2008

Should I mention this on my CV?

Picture_1

(*Klik gambar untuk memperbesar tampilan)

Ketika saya cek traffic Rumah Kecil hari ini saya lihat banyak pengunjung datang dari blog Guardian. Wait a minute, dari THE GUARDIAN? Saya cek balik, tidak percaya.

Ternyata Dan Lepard, yes The DAN LEPARD as in my favourite food writer, menemukan posting saya tentang resep muffinnya dan menulis di kolom komentar artikel The icing of the cake ( komentar no 3 ):

--- Someone's been at it already. If you go to http://susilo.typepad.com/nurani/2008/04/the-best-chocol.html you can see today's recipe, translated into Indonesian and photographed step-by-step. All by midday! I was up at 7am setting up the competition page and I'd already had two entries in. I think there must be insomniacs who have taken "raiding the fridge" to a whole new level, getting pans out and baking until it's dawn. Well, that's my excuse. ---

Forgive me for "norak abis.com".

April 25, 2008

Never ending supply

Img_6402

Banyak yang bertanya dengan supply jilbab Kirana dan Alisha, " Perasaan baru lihat di majalah kenapa sudah sampai London? "

Img_6409_2

Itu karena saya punya "partners in crime" di Jakarta yang selalu mengirimkan jilbab anak-anak, tidak lewat pos tetapi dititip ke teman yang pulang/datang. Baju Kirana di foto adalah kiriman yang kami terima kemarin pagi setelah melalui perjalanan panjang Jakarta - Aberdeen (Scotland) - London.

Jazakumullah khairan katsiran untuk para Tante.

April 22, 2008

Sleeping with the enemy

Arsenalunited

                                   -----

" How are you, after being twice* defeated this week?"

" Don't ask. The word f******l has been erased from my vocabulary".

" I hate myself for waking up early and feel the pain".

" You know what, to make things worse, a certain someone in our house actually celebrating".

" WHAT!!! How come you're married to a traitor!"

" Well, these things happened, we called it  "kecelakaan sejarah". But he wouldn't dare bring up the-you -know-what-subject in our house."

" I still couldn't believe you married a traitor".

                                  -----

* The conversation above taken place last week. And this week, for the sake of 'stabilitas nasional', the word C******n L****e is banned in our house.

* Twice = this and this

( ....If you have no idea what was that about, then consider yourself lucky).

April 20, 2008

Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang engkau dustakan ?

Bisa juga didengar melalui link ini atau klik play berikut:

Semua surat dalam Al Quran punya kedudukan yang sama, tetapi ada beberapa surat yang menjadi favorit saya, Ar Rahman ( surat : 55) adalah salah satunya. Jika dibaca saat sholat malam, jarang saya melihat yang tidak menangis.

Prophet Mohammad s.a.w. had once said that:

"Everything has a bride, and the bride of the Qur’an is Surah Ar-Rahman"

On this surah, Prophet Muhammad s.a.w. also said, "Whoever reads it, Allah will have mercy on his weakness and be regarded as having thanked Allah for it".

Imam Jaffer al-Sadiq (a.s.) had said, "Allah will brighten the face of everyone who recites it often on the day of Judgement".

Surah Rahman is often regarded as "the beauty of the Quran".

Surat Ar Rahman pada link-link di atas dilantunkan oleh pembaca Al Quran favorit saya, Sheikh Abdurrahman Al- Sudais, salah satu Imam Masjidil Haram Mekah.

Pada surat Ar Rahman ada satu pertanyaan yang terus diulang :

فَبِأَيِّ آلاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ

Which then, of the favours of your Lord will you deny?
Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang engkau dustakan?

* Surat Ar Rahman selangkapnya: dengan English translation atau terjemahan bahasa Indonesia.

April 08, 2008

Spring was on hold

Sunday, April 6, 2008

Img_6341

Img_6327

Img_6328

Continue reading "Spring was on hold " »

April 03, 2008

Time to take the trash out

Img_3764

Satu yang saya sesali di hidup ini adalah mengapa saya tidak rajin dan serius menghafal Al Quran sejak kecil. Seperti anak-anak lain di Indonesia dulu tiap sore saya pergi mengaji ke Mushola. Sholat Magrib, belajar membaca Al Quran bergantian, sholat Isya lalu pulang. Hampir tiap sore.

Namun, seperti juga sebagian besar teman-teman saya saat itu, pergi mengaji itu hanya rutinitas tanpa dilakukan dengan serius. Bahkan jika dibanding dengan pergi ke sekolah dan belajar pelajaran sekolah, prioritas mengaji ini jauh di bawah. Karena itu pemandangan yang biasa jika sedang musim ulangan sekolah, banyak yang bolos mengaji.

I wish saya lebih bersungguh-sungguh untuk mengaji saat itu. Karena mungkin di umur saya sekarang sudah hafiz, hafal Al Quran. Namun yang terjadi adalah kesadaran itu baru tumbuh saat dewasa. Serius mengaji dan juga menghafal ayat-ayat Al Quran baru kemudian, which is not a prime time untuk hafal - menghafal. Begitu pindah surat baru, surat yang dihafal sebelumnya kembali lupa. It's not just me, right?

My (and Kirana) old favorite, also 'my wake up call' song, that I watch too much telly.

Continue reading "Time to take the trash out" »

Time to take the trash out

Img_3764

Satu yang saya sesali di hidup ini adalah mengapa saya tidak rajin dan serius menghafal Al Quran sejak kecil. Seperti anak-anak lain di Indonesia dulu tiap sore saya pergi mengaji ke Mushola. Sholat Magrib, belajar membaca Al Quran bergantian, sholat Isya lalu pulang. Hampir tiap sore.

Namun, seperti juga sebagian besar teman-teman saya saat itu, pergi mengaji itu hanya rutinitas tanpa dilakukan dengan serius. Bahkan jika dibanding dengan pergi ke sekolah dan belajar pelajaran sekolah, prioritas mengaji ini jauh di bawah. Karena itu pemandangan yang biasa jika sedang musim ulangan sekolah, banyak yang bolos mengaji.

I wish saya lebih bersungguh-sungguh untuk mengaji saat itu. Karena mungkin di umur saya sekarang sudah hafiz, hafal Al Quran. Namun yang terjadi adalah kesadaran itu baru tumbuh saat dewasa. Serius mengaji dan juga menghafal ayat-ayat Al Quran baru kemudian, which is not a prime time untuk hafal - menghafal. Begitu pindah surat baru, surat yang dihafal sebelumnya kembali lupa. It's not just me, right?

My (and Kirana) old favorite, also 'my wake up call' song, that I watch too much telly.

Continue reading "Time to take the trash out" »

March 30, 2008

Rather picky when it comes to a cake


Img_6055


Sejak kecil saya suka membuat kue, tradisional atau pun kue modern. Mungkin karena itu saya tidak suka kue beli di toko, selain karena rasanya yang menurut saya 'lain'.

Ternyata ini menurun ke Kirana dan Alisha, mereka tidak suka cake kecuali jika itu home made atau tepatnya home baked. Bahkan suami yang ketika belum menikah mengaku 'leher pipa pralon', alias apa saja bisa masuk ke perutnya, kini ikutan ber-"mengapa kalau buat sendiri rasanya berbeda ya?".

Kata 'sendiri' itu maksudnya istrinya, karena untuk urusan masak-memasak ia berpendapat "serahkan pada ahlinya", dalihnya untuk menghindar dari tugas dapur atau jika diminta untuk sesekali mencoba alasannya menjadi, "tidak pede sama Mummy", dengan harapan saya bisa menerima penolakannya. Fat chance!

Img_6048

Continue reading "Rather picky when it comes to a cake" »

March 24, 2008

First drop of snow...

...and yeah! we love snow as well (actually, more).

Img_6149

Continue reading "First drop of snow..." »

March 21, 2008

Rain, rain, rain...

....and a little girl who loves rain so much.

Img_6096_2


Continue reading "Rain, rain, rain..." »

March 08, 2008

Arrived in the post this morning

Img_5955


Img_5956

March 06, 2008

Often it's not just about money, but not that often

...

"Yah, listen. Kalau Mummy naik train, berangkat dari London Sabtu pagi dan kembali Minggu, sampai London lagi jam 2-an siang. Harga tiketnya paling murah 60 poundsterling."

" Ok. Opsi yang lain?"

" Naik bus ( yang di UK -untuk bus jarak jauh- disebut coach) Tapi karena acara Mummy mulai lunch time, kalau naik bus tidak bisa berangkat Sabtu, tidak akan keburu. Jadi, Mummy harus berangkat dari Victoria coach station Jumat malam. Naik bus yang pk 23.30 dan akan sampai di sana Sabtu pagi pk 06.00. Harga tiketnya, return, cuma 12 pound."

" Naik bus saja kalau begitu."

" Tapi naik bus berarti berangkat Jumat malam banget sementara naik train Mummy bisa berangkat Sabtu pagi."

" Nggak papa berangkat Jumat malam."

" Tapi sebenarnya nih, kalau dilihat dari sisi waktu dan kenyamanan, 60 dengan 12 pound tidak berbeda jauh lho."

" Naik bus."

" You know what, Yah, meskipun Mummy juga  prefer  dan memang akan naik bus, tapi  you're supposed to say : 'Mummy naik train saja , nanti capai kalau naik bus, mana perginya harus malam pula'  dan kemudian Mummy akan jawab: 'Nggak papa Yah, Mummy naik bus saja'."

" Naik bus."

" Ini pasti karena kita sudah menikah 8 tahun ya? Coba kalau baru nikah, Ayah akan jawab: 'Apalah artinya 60 pound dibanding Mummy harus lama di perjalanan dan berangkat tengah malam'. "

" It's not about love, Mummy. It's about money."

                  ***

Beberapa hari kemudian di parkiran pasar tempat kami membeli daging halal, untuk stok selama satu bulan.

" Mummy perlu cash berapa untuk belanja daging?"

" Empat puluh poundsterling."

" Here, Ayah tambah 10 pound, it's your birthday present."

Continue reading "Often it's not just about money, but not that often" »

February 20, 2008

We went to see mummies without Mummy

London dikenal sebagai kota dengan the best museum in the world, the Science Museum, the Natural History Museum, the British Museum dan beberapa lagi museum yang tidak akan cukup dieksplore dalam satu hari. Bahkan, menurut saya setidaknya dibutuhkan satu hari untuk satu museum, karena begitu luas dan lengkap koleksinya.

Saya sendiri bukan a museum person, berbeda dengan suami. Perbedaan yang selalu mengingatkan saya pada Rachel dan Ross di serial Friends. Judging dari foto-foto berikut sepertinya anak-anak, dalam hal satu ini, tidak ikut ibunya. Alisha, yang copycat kakaknya berlagak mencatat pula.

"It's about mummy," jawabnya ketika saya tanya apa yang ia gambar.

"I'm a mummy, so you don't need to go to museum to see mummy," saya menggodanya.

" Not you, Mummy. IT'S THE WRAP UP MUMMY!" jawabnya lagi. Maksudnya, mummy yang dibungkus. Penjelasan yang spot on. Mummy yang ini tidak bisa lagi menjawab balik.

Img_5499

Img_5492_2

Img_5503

Img_5506

Img_5505_2

Img_5515_2

Img_5484_5

** Ancient Egypt section, the British Museum

January 30, 2008

A simple life

Tadi pagi saya menelpon Ibu-Bapak di Indonesia, seperti biasa kami bertukar kabar dan cerita. Salah satu yang ibu kabarkan adalah berita duka tentang meninggalnya salah satu kerabat kami, Martini namanya.

Ia adalah anak perempuan bekas 'nanny' saya -begitu Kirana menyebutnya- atau kalau keluarga kami menyebut sebagai pengasuh saya ketika kecil, yang biasa kami panggil Wane (Wa itu dari Uwak, sebutan lain Bude) dan di daerah saya sering menambahkan akhiran -e pada nama panggilan. Ibu menjadi Bune, Bapak menjadi Pake, dan Uwak, menjadi uWane tetapi lebih terdengar sebagai Wane, tanpa U.
Img_0612_14

(Mbahe- mantan pengasuh Elin-, Elin adik saya, Wane (berjilbab biru muda), Kirana)

Wane ini tinggal di rumah kami sejak saya lahir sampai SMP. Saya besar dalam gendongannya, semua tetangga dan kerabat saya selalu bercerita bahwa mereka selalu ingat ketika kecil saya selalu digendong Wane kemana pun ia pergi, dengan rambut dikepang dua, begitu kata mereka. Saya tidur juga dengan Wane, semula satu tempat tidur, ketika agak besar saya tidur di tempat tidur yang berbeda, namun masih satu kamar. Ketika ia pensiun, saya menangis, dan hanya bisa memandangi tempat ia menaruh barang-barangnya yang telah kosong.

Tidak pernah saya tahu tentang suaminya, tidak sekalipun saya dengar keluarga besar kami menyebut tentang suaminya. Tapi ia punya dua anak perempuan, satu menjadi guru SD di Sumatera, dari kecil ikut salah satu kerabat kami yang transmigrasi. Dan anak perempuan satunya adalah Martini.

Continue reading "A simple life" »

November 12, 2007

Introducing the new member of our family

Img_4111_2
We've been telling ourself for months that we don't need an iPhone (or two), but at the end we just couldn't resist and I blame Steve Jobs for this! I tell you what, If he keeps on inventing cool-and-brilliant-but- not- cheap-new-things (and He will!) then we'll have to remortgage our house.

Img_4118_2

We're still working on 'the usual question': jadi iPhone ini officially punya siapa, Ayah atau Mummy?

* Pictures by Ayah, iPhone UK launch at Apple Store Regent Street. Friday, November 9, 2007.

**Tulisan tentang peluncuran iPhone ini bisa dibaca di Jawa Pos News Network.

October 31, 2007

S.E.V.E.N years old

And I am S.E.V.E.N years old now. We were born in October. Seven, it means I'm a big girl.

Img_3869

When I grow up, I want to be a teacher. First of all, I will teach my Mum and Dad how to speak English, yes ENGLISH! French and Arabic.

Continue reading "S.E.V.E.N years old" »

Three years old

This month my sister Alisha turns three.

Img_3884_2

She loves cooking...

Continue reading "Three years old" »

October 29, 2007

Travelling with children

Beberapa  waktu lalu saya membaca cuplikan berikut dari the Times Alpha Mummy:

I am on a train at the moment. What is happening in the seat opposite is a fairly common occurrence. There are a mother and child, travelling from Manchester to London, and the child – about eighteen months old – is crying. This is clearly from boredom - we've been on the train for ninety minutes, and we haven't gone past a single moo-cow – but the mother doesn't have the slightest idea of how to amuse her. She has no toys, snacks or books in her handbag– she isn't making up games, or stories. The mother clearly loves the child – she has held her, rocked her, bounced her up and down on her knees, and stroked her poor, sad, frustration little head almost constantly since we left. The child is clean, smartly dressed, well-tended and clearly adored. But she is a) as miserable as sin and b) driving everyone in the carriage absolutely nuts with her screaming.

Img_3787

On board, Virgin Train London-Manchester

Saya pun beberapa kali mengalami pengalaman seperti itu. Namun tidak sekali pula saya menyaksikan anak-anak yang justru menyenangkan sebagai teman dalam perjalanan. Dua pengalaman di atas membuat saya percaya bahwa it is possible untuk membuat anak-anak menikmati perjalanan. Kalau pun mereka tidak menikmati, setidaknya tidak mengaggu penumpang yang lain. 'Penumpang lain' di sini tidak hanya stranger, tapi juga kita orang tua mereka, atau teman, famili atau siapa saja yang bepergian bersama anak-anak kita di kendaraan pribadi atau pun umum.

Continue reading "Travelling with children" »

September 11, 2007

Super special banana cake

Img_3239

Kocok 170 gr gula halus dan 150 gr butter hingga lembut.

Img_3237

Masukkan 4 kuning telur, satu per satu sambil terus dikocok.

Continue reading "Super special banana cake" »

September 06, 2007

Back to School

Kemarin, Rabu 5 September, Kirana kembali sekolah setelah libur panjang musim panas sekaligus libur kenaikan kelas sejak akhir Juli lalu. Ia sekarang di year two atau kelas dua sekolah dasar.

Hari itu juga pertama kalinya Alisha masuk play group. Tiga kali seminggu tiap Senin, Rabu dan Jumat. Ia dapat kelas siang (afternoon session) pk 12.30 sampai 15.00.

Img_3091

Tidak ada masalah dengan Alisha dan hari pertama sekolah, karena sepertinya sebagai anak kedua ia sudah familiar dengan konsep 'sekolah'. Tiap hari ia ikut antar-jemput Kirana dan kenal baik dengan teman-teman sekolah Kirana. Dan sejak lama ia sudah sering berkata ingin sekolah seperti kakaknya.

Berikut 'wawancara' Alisha oleh 'BBC', sebelum berangkat sekolah. Well, sort of. Kami berencana untuk memutarnya kembali beberapa tahun mendatang.

Klik here to listen to Alisha on her first day at school (mp3)

Continue reading "Back to School" »

September 01, 2007

Night-night, sleep tight

Klik here to listen to our bedtime song

Saya mem-posting artikel berikut (in English), tentang pola tidur anak-anak, karena banyak pertanyaan mengapa Kirana dan Alisha tidak pernah rewel di pagi hari. Juga mengapa mereka bisa tidur dan bangun dengan teratur setiap hari. Dan bisa tidur sendiri, tanpa di-keloni (ditemani) di kamar mereka sendiri. 

Img_2959

My happy- before- sleep children.

Your child... your way. Dan berikut, kurang lebih, cara yang saya lakukan. Tidak gampang untuk memulainya, karena perlu konsistensi dari kita dan dukungan dari lingkungan di sekitar (anggota keluarga lain di rumah). Apalagi jika harus mengubah pola tidur yang sudah terlanjur tidak teratur atau kebiasaan-kebiasaan lain (misalnya terbiasa tidur di-keloni), karena prosesnya bukan semalam-dua malam, tapi bisa sampai beberapa minggu, penuh dengan air mata dan SCREAMING! child, tiap malam. Tapi begitu rutinitas terbentuk, it's all worth it.

Semoga bermanfaat. Bagaimana dengan pengalaman Anda dengan pola tidur anak-anak?

Continue reading "Night-night, sleep tight " »

August 28, 2007

Brighton

Img_2879

We made it for you, Mummy. From Brighton with Love.

Continue reading "Brighton" »

August 26, 2007

Susilo, Alisha Nadia

Img_2633

" Mummy, why are my pictures in your computer?" katanya curiga. Kirana tidak suka kalau saya becerita tentangnya ke teman-teman saya. Dan setiap melihat fotonya ada di halaman ini-mereka menyebutnya 'Mummy's computer'- ia pun curiga kalau saya menulis sesuatu tentang dirinya.

" Hmm Soren Lorenson," katanya ketika melihat halaman ini beberapa hari lalu. Relieved. " SOREN LORENSON! " teriak Alisha. Tidak seperti kakaknya, Alisha excited jika ia menemukan wajah-wajah yang ia kenali terpajang di halaman ini.

Img_2860

" THAT'S ALISHA!", jika ia melihat wajahnya.  " Mummy, let's see Alisha's picture again", setiap kali ia mendapati saya di depan komputer. Lagi. Lagi dan lagi. Baru berhenti ketika saya katakan, " The computer is tired, Alisha."

Img_2861

Meskipun senang dengan hasilnya, Alisha susah sekali di foto. Kalau tidak ngumpet, ia akan terus bergerak. Tapi begitu terdengar klik, dia akan berlari ke arah kamera. "Can I see it? Can I see my picture?"

Img_2764

Beberapa hari ini kami bisa membujuknya untuk tidak bergerak satu-dua detik, sebelum berlari ke arah kamera, " Can I see it? Can I see it?"

Tunggu sampai Alisha melihat posting ini.

August 23, 2007

Not-so-guilty pleasure

Img_2734

Seorang teman, pelanggan setia yang tidak pernah bosan memesan makanan dari saya (believe it or not, saya memang terima order makanan. Saya akan tuliskan ini next time) mengungkapkan alasan mengapa ia suka masakan saya, karena made with love.

Alasan itu diungkapkan ketika suami bertanya, mengapa ia memilih beli makanan dari saya, padahal banyak restauran yang tentunya lebih profesional dalam memasak. Toh, harga bukan sesuatu yang bermasalah bagi teman kami ini. " Karena istrimu memasak dengan cinta, sesuatu yang tidak didapatkan di restauran," katanya.

LOVE? Ah itu cuma jawaban diplomatis saja, pikir saya. Alasan sebenarnya, mungkin karena ia sebagai teman berusaha mendukung usaha temannya. Karena masakan saya pasti kalah dengan yang dijual di restauran.

Continue reading "Not-so-guilty pleasure" »

August 22, 2007

Charlie and Lola.....and Soren Lorenson

Charlielola Tadi malam, setelah membaca buku Charlie dan Lola -yang ke seribu kalinya- dan ber-night night sleep tight ke dua dari jutaan anak pencinta Charlie and Lola, salah satunya  bahkan hampir selalu membawa buku Charlie and Lola ke tempat tidur, ya Alisha tidur besama Charlie and Lola! Saya menemukan cuplikan cerita berikut di The Times's Alpha Mummy:

I was at a psyche-folk festival in Wales this weekend when I bumped into someone who used to know Lauren Child - the fox-hot author of Charlie & Lola - on the Primrose Hill dinner party circuit. AND GUESS WHAT! Her boyfriend was called ... Soren!

Just think about that for a minute. Her boyfriend was called Soren! Already, it's amazing, isn't it? Almost as amazing as if he'd been called Marv, or Sizzles.

BUT GUESS WHAT EVEN MORE WHAT! Apparently, they broke up because he didn't want children, and she did!!!!!!!

This, then, means that the literary creation of Soren Lorenson - Lola's invisible conscience - is almost unbearably poignant. Soren Lorenson. Soren, Lauren's son. Their unborn child! Never to become flesh and blood - but born only in ink, and imagination. Alive as a shiny outline of morality and goodness, on the pages of the second-biggest-selling children's books of our children's generation. I still feel slightly giddy thinking about it all - even three days later.

The only annoying thing is, only people with kids find this gossip to be the dynamite that is it. Soren, Lauren's son. Soren, Lauren's son.

Soren_lorenson

This is Soren Lorenson or Soren, Lauren's son?

Dan tentu saja saya pun sama excited-nya dengan Caitlin Moran, kolumnis the Times yang menuliskan pengalamannya di atas. I love story behind A Story.

Tidak sabar untuk menceritakan 'penemuan' saya ini ke suami dan anak-anak. Wait a minute, tapi bagaimana saya menceritakan ini ke Kirana (6,5)dan Alisha (2,5)? Boyfriend. Breaking up. Imaginary child?

Continue reading "Charlie and Lola.....and Soren Lorenson" »

August 07, 2007

Busy having fun

Img_1512


"Mummy, is playing on the computer lazy or not?'

Ya, saya terbangunkan dari being lazy oleh Kirana. Karenanya selama liburan sekolah Kirana - sampai awal September-sedikit mungkin saya berada di depan komputer.

Jadi bukan karena banjir kalau Rumah Kecil jarang up date. London tidak banjir, Alhamdulillah. Banjir itu terjadi di luar London karena curah hujan di Inggris beberapa Minggu lalu sangat tinggi. Sementara di Eropa daratan sangat panas, beberapa negara bahkan mengalami heatwave.

Namun sekarang summer is back dengan normal.

Sayangnya yang juga back adalah wabah food and mouth yang pernah melanda Inggris pada 2001. Penyakit ini hanya menyerang hewan ternak, itu pun yang masih muda, jadi aman untuk manusia.

Pun begitu karena skala peternakan Inggris sangat besar, the second foot and mouth outbreak ini dikategorikan bencana nasional.

Saya katakan besar karena di Inggris ada setidaknya 110 ribu peternakan (farm) dengan total jumlah ternak yang terancam melebihi 10 juta anak sapi, 23 juta kambing dan 5 juta anak babi.

Tapi kami baik-baik saja, kalau kembali mengutip kata-kata Kirana, just busy having fun.

July 21, 2007

Mummy's daughter

Img_1800 Mengantri sejak pk 19.30. Barisan terdepan sudah antri sejak hari Rabu!

Img_1803 Ada diurutan ke 3000! Well, masih ada 3000 lagi di belakang kita.
Img_1806
Akhirnya, pada pukul 02.15 dinihari. Well done Kirana!

July 11, 2007

Little chef

Img_1758 Ayah has been busy painting my playhouse. I want to cook him dinner, he must be starving after all the hard work. Everything is ready, I better turn on the oven.
Img_1759
Oops, Mummy said the ice cream is not supposed to be in the oven.
Img_1760
That's better. Chicken, and not ice cream, is in the oven.  Pizza is ready, vegetables are nicely done and the ice cream is just perfect for dessert. Lets get back to the spaghetti then.

June 25, 2007

Mother tongue, or not

Saat Kirana nursery (TK), saya kenal seorang nenek muslim yang selalu antar-jemput salah satu teman Kirana. Tapi saya tidak tahu namanya dan selalu menyebutnya dengan "sunny bad, sunny good". Ia berasal dari Aljazair dan berbicara dua bahasa, Prancis dan Arab. Namun bahasa Inggrisnya sangat terbatas.

Img_1409 Semula ia mengira saya bisa bahasa Arab hingga kami bisa berkomunikasi dengan baik. Dan ketika saya katakan tidak bisa, ia pun heran. " Bagaimana kamu mempelajari ajaran Islam?"  Saya terangkan bahwa meskipun mayoritas muslim Indonesia tidak bisa bahasa Arab, tapi bisa membaca Al Quran, dan untuk mengerti artinya dipakailah terjemahan.

Continue reading "Mother tongue, or not" »

June 20, 2007

The winning team

Sportday07juara1 Tahun lalu Kirana menerapkan 'sport day is not about winning' terlalu dalam, hingga ia berlari sekedarnya.

Ketika saya dan suami yang antusias berteriak dari pinggir lapangan memintanya untuk berlari lebih cepat pada lomba berikutnya, ia tetap pada pendiriannya. "Mr Childs said, it's not about winning, " katanya. Mr. Childs adalah kepala sekolah Kirana.

Continue reading "The winning team" »

May 18, 2007

Job description

Sejak sekitar tiga tahun terakhir, setiap melihat foto pernikahan saya Kirana selalu bertanya tentang 'two little girls in special dress who stand next to you and Ayah'. Arah pertanyaan itu karena ia ingin menjadi salah satu dari dua gadis kecil dengan kebaya dan kipas di samping pengantin. "Kalau nanti Tante Elin nikah, Kirana bisa jadi one of those," kata saya.

Img_0487

Saya pikir itu akan menjadi once in a lifetime experience untuk Kirana. Karena tinggal jauh dari budaya Jawa, selain juga faktor umur, maka susah baginya untuk mendapat kesempatan lain.

Beda dengan saya dulu yang ketika seusianya menjadi pendamping pengantin bisa dibilang 'profesi'. Sering sekali saya diminta khusus oleh calon pengantin atau perias pengantin. Beberapa kali bahkan saya dikasih uang sekedarnya. Meskipun uang bukan alasan saya untuk menerima permintaan itu. Kala itu saya enjoy melakukannya, dressing up dan dipuji banyak orang--kurang lebih seperti yang akan dirasakan Kirana.

Continue reading "Job description" »

April 26, 2007

We're back

Img_0348_2

Alisha, hari-hari pertama di Indonesia.

Img_0349_2

Berlokasi di Purwokerto, kota kecil di
kaki Gunung Slamet. Bisa dibayangkan
saat ia baru tiba di Jakarta.

Img_0347

Efek global warming?

March 24, 2007

Journey of love

Img_0206_2e_3 Surat ijin tidak masuk sekolah untuk Kirana sudah di tangan, dapat tambahan tiga hari dari peraturan sekolah yang hanya membatasi absen dua minggu dalam satu tahun. Ditambah dua minggu libur half-term, maka total Kirana bisa libur menjadi 4,5 minggu.

Sempat deg-degan dengan ijin tidak masuk ini, karena baru saya tahu kalau formulir ijin minimal diserahkan dua minggu sebelum hari H.  Saat mengambil formulir itu, hanya selang beberapa hari dari rencana meminta Kirana tidak masuk sekolah.

Baru tahu juga kalau ternyata batas maksimal ijin hanya dua minggu dalam setahun, "except for very special circumstances", begitu catatan pada formulir permohonan ijin tersebut. Saya bertanya pada resepsionis sekolah apakah bisa minta lebih dari dua minggu. "Tulis tanggal akan tidak masuk dan buat catatan tambahan pada kertas terpisah, alasannya."

Continue reading "Journey of love" »

March 01, 2007

Two of a kind

Beberapa kali saya tulis di blog ini bahwa dalam hubungannya dengan sepakbola, dunia terbagi dua  yaitu yang berpendapat David Beckham adalah pemain sepakbola terbaik di dunia. Dan kedua, yang menilai David Beckham is (very) good foodballer, but the best he is not.

Img_0060_1

Saya termasuk yang kedua, dan tanpa bermaksud negatif, saya memilih untuk tidak mendiskusikan sepakbola -juga nonton bareng- dengan orang yang berpendapat David Beckham adalah pemain terbaik di dunia.

Continue reading "Two of a kind" »

February 23, 2007

Food diplomacy

Food_1 Saya punya seorang teman, wanita asal Maroko bernama Naima. Anaknya, Omar, kebetulan satu kelas dengan Kirana. Awal perkenalan kami  ketika ia menyapa, " Are you muslim?" . Yang sepertinya basa-basi pembuka percakapan karena saya pakai jilbab, dan sebagai muslim juga pasti ia tahu.

Kebetulan rumah kami juga lumayan dekat, 5-7 menit jalan kaki, seberang jalan sekolah Kirana. Perkenalan kami  pun berlanjut karena sering bertemu ketika berangkat atau pulang mengantar Kirana.

Kini kami bisa dikatakan berteman-dekat, hingga saling menelpon ketika salah satu dari kami tidak bisa menjemput anak dari sekolah pada waktunya. Beberapa kali saya minta tolong ia menjemput Kirana dan dibawa ke rumahnya. Begitu juga sebaliknya, saya akan ajak Omar ke rumah ketika ia berhalangan menjemput.

Continue reading "Food diplomacy" »

February 15, 2007

the observer

" Big girls don't cry easily, Kirana."
" But you did Mummy. You cried when Alisha ill and she has to stay at the hospital".

Hanya sekali saya menangis di depan Kirana, dua tahun lalu, sampai sekarang masih diingat!

100_6299

Continue reading "the observer" »

February 13, 2007

Don't worry

Baby_annabel Seorang teman beberapa waktu lalu mengabarkan kalau dirinya tengah hamil. "I'm so excited, but also terrified," katanya. Reaksi normal bagi mom-to-be , saya dulu juga demikian.

Mantra saya ketika rasa panik datang adalah, "Kalau wanita dari jaman dulu saja bisa--tidak ada dokter, RS , tanpa peralatan kedokteran canggih dan obat-obatan modern--saya harus bisa". Works every time.

Beberapa hari kemudian teman saya kembali berkirim SMS, "Aku baca-baca artikel tentang kehamilan, bahkan juga ikut milis, tetapi malah makin terrified. Semua artikel dan posting di milis itu bernada menakut-nakuti".

Continue reading "Don't worry" »

February 08, 2007

Alisha and the snow

100_6517_1

Snow, Mummy. It's snow. SNOW!

Continue reading "Alisha and the snow" »

How to make a snowman

100_6522_1

Make three snowballs.

Continue reading "How to make a snowman" »

It's 'snow' problem at all

100_6500_1

Thursday, 8 February 2007, the heaviest snow in
Britain
since 1998.

Continue reading "It's 'snow' problem at all" »

February 06, 2007

When Alisha goes shopping

Image_046

I love muffin, especially the blueberry ones.